Wujudkan Bank Pakan, Kelompok Peternak Dilatih Membuat Pakan Olahan

Featured Video Play Icon
LAMPUNG SELATAN VIDEO

Lampung Selatan, lampungvisual.com –
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Ransum Ternak Ruminansia Kegiatan Pakan Olahan dan Bahan Pakan Tahun 2020 kepada para kelompok peternak di Balai Desa Sidomukti, Tanjung Sari – Lampung Selatan, senin (9/11/2020).

Kepala Disnakkeswan Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pilot project Bank Pakan yang sejalan dengan program Pemerintah untuk penyediaan protein hewani melalui kegiatan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) dan mendukung program dan kegiatan Pengembangan 1.000 Desa Sapi.

Baca Juga:  Ketua ¬†DPD Partai Golkar Arinal Djunaidi Kunjungi Korban Tsunami

Ir. Lili Mawarti, M.Si didampingi Kabid Sapras Disnakkeswan Lampung Endi Apriyadi, S.Pt menambahkan, Ditjen PKH Kementan RI memfasilitasi kegiatan Pengembangan Bahan Pakan atau Pakan bagi kelompok tani/gabungan kelompok tani terseleksi melalui kegiatan Bank Pakan ternak ruminansia.

Bank Pakan ini diharapkan mampu memproduksi pakan bermutu secara berkelanjutan mengutamakan bahan pakan lokal dan mengembangkannya menjadi usaha pakan yang mandiri bagi tersedianya pakan dengan harga yang terjangkau.

Diketahui Kementan RI menetapkan dua Provinsi yakni NTB dan Lampung untuk pengembangan Bahan Pakan dan Pakan Olahan Tahun Anggaran 2020 melalui Bank Pakan, untuk Lampung setelah dilakukan verifikasi ditetapkan kelompok sudimakmur 3 Desa Sidomukti Tanjung Sari – Lampung Selatan dan dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan kelompok ternak di kawasan korporasi peternak rakyat Tanjung Sari.

Baca Juga:  Euphoria Narapidana Lapas Gunung Sugih Mendapat Remisi di Hari Idul Fitri 1439 H

Bimtek dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok peternak dalam memproduksi pakan yang baik dengan formulasi pakan ruminansia memanfaatkan bahan melimpah dari hasil perkebunan dan pertanian setempat.

Diketahui selain melaksanakan bimtek untuk mewujudkan Bank Pakan yang berkelanjutan dengan skema usaha atau bisnis kelompok dalam wilayah korporasi peternak ini, pemerintah juga memberikan bantuan alat dan mesin pengolah pakan ruminansia berupa mesin pencampur (mixer), kendaraan roda tiga, mesin jahit karung, timbangan, gerobak dorong, drum, karung dan lainnya.

Baca Juga:  DWP Lamsel Menggelar Perlombaan Di Pantai Kedu Warna

Selain itu, kelompok juga menerima bantuan berupa bahan pakan sebanyak 36 ton untuk pembuatan konsentrat, bantuan bahan pakan diutamakan bahan pakan lokal seperti jagung, tebon jagung, dedak, bungkil kelapa, bungkil inti sawit, kulit kopi, kulit kakao, dan molasses/tetes tebu. (Endra).

:Views: 179 , Dilihat Hari ini 3 kali

Bila Berkenan Tolong Bagikan
Tagged