Warga Tubaba Mengapresiasi Program Gerbang Desa Saburai

Tulang Bawang Barat, (LV)-Program Gerakan Membangun Desa Sai Bumi Ruwai Jurai (Gerbang Desa Saburai) kembali membidik 250 desa di 2017 dan ditargetkan 380 desa dapat terangkat dari status tertinggal pada 2018mendatang. Sebanyak 2.435 desa yang ada di provinsi lampung, yang menjadi sasaran program ini adalah desa dengan kategori tertinggal, dan setiap desa tersebut mendapat kucuran dana sebesar Rp.240 juta rupiah.

Hal ini sangat memengaruhi percepatan pembangunan desa tertinggal agar desa tersebut berubah dari status tertinggal menjadi desa madiri, termasuk desa yang ada di kabupaten Tulangbawang Barat. Hal ini diungkapkan Tokoh Pemuda Tulang Bawang Barat, Imam Asrofi, ME, Minggu (02-07-17).

Salah satunya adalah Tiyuh Marga Jaya Indah, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat.  Dana tersebut digunakan untuk pembangunan pengerasan jalan Onderlag Jalan usaha tani sepanjang 800 meter. Tepatnya di Dusun II

“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Lampung Bapak Muhammad Ridho Ficardo yang telah mencanangkan program gerbang desa saburai. Karena Propram Pemerintah Provinsi Lampung dengan anggaran yang dikucurkan, dapat kami gunakan untuk  pengerasan jalan usaha tani,” ujarnya.

Kini Jalan Padat Karya yang merupakan program Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2012 yang di peruntukan untuk jalan tembus serta jalan usaha tani kini sudah di onderlag..

“Dengan dibangunnya jalan ini, kami selaku masyarakat desa sangat bangga karrna masyarakat karena tidak mengalami kesulitan saat mengeluarkan hasil pertanian, yang dulu jalan ini rusak dan berlubang jika turun hujan sekarang sudah lancar dilewatiu baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPW Forkom Mantapdes Provinsi Lampung H.Khoiri, S.Pd, M.M., mengatakan, Program Gerbang Desa Saburai sangat bermanfaat dan harus dilanjutkan karena program tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu.

Selain itu, dapat dijadikan penaggulangan kemiskinan berbasis masyarakat perdesaan dan intervensi kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan kapasitas kelembagaan masyarakat, khususnya pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan partisipatif yang berwawasan budaya dan lingkungan.

“Program ini sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan khususnya perbaikan infrastruktur seperti pengerasan onderlag, drainase, lapen, serta renovasi kantor desa. Maka program yang telah dicanangkan Bapak Muhammad ridho Ficardo perlu kita dukung demi percepatan pembangunan provinsi Lampung,” kata pria berkumis ini.

Dririnya juga komitmen selaku masinis mantan aparatur pemerintahan desa provinsi lampung ini akan terus melakukan pengawasan dan pengawalan program gubernur, jangan sampai macet ditengah jalan.

Namun demikian, hal ini perlu dukungan semua pihak, sehingga kedepan daerah ini menjadi daerah yang aman, makmur dan masyarakatnya sejahtera dengan kepemimpinan pemerintahan yang bersih, jujur dan berwibawa.

Laporan : Gati Susanto (ADV)
Editor : Basri Subur

368 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bila Berkenan Tolong Bagikan

About lampung visual.com

Check Also

Persiapan MTQ Ke 47 Tingkat Provinsi Lampung Di Tubaba Maksimal

Tulang Bawang Barat, lampungvisual.com- Dalam rangka menghadapi kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 47 tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pornvids rentalmobilpontianak videobokep18 fullbokep