Home / BERITA FOTO / Penempatan dan Pembangunan Saluran Irigasi Way Pengacaran Menuai protes

Penempatan dan Pembangunan Saluran Irigasi Way Pengacaran Menuai protes

Tulang Bawang Barat: lampung Visual.com-
Pembangunan jaringan irigasi way pengacaran milik dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) kabupaten tulang bawang barat (tubaba) yang terletak di tiuh karta sari kecamatan tulang bawang udik menuai protes dari masyarakat.

Diketahui proyek pembangunan jaringan irigasi yang telah rampung di kerjaan oleh kontraktor tersebut terletak di tiyuh karta sari kecamatan tulang bawang udik itu dikerjakan oleh CV Daun duandra dengan NO kontrak 600/19/KONTRAJ/PU/TUBABA/VII/2019 dengan nilai kontrak Rp. 2.682.909.000,dari pantawan lampungvisual.com di lapangan di beberapa sisi bangunan mengalami retak dan ambrol.

Dayat salah seorang masyarakat tiyuh karta yang sering melintas di lokasi proyek tersebut saat di hubungi lampungvisual.com via telpon celluler mengatakan proyek tersebut baru saja rampung dikerjakan pada tahun 2019,”proyek itu baru saja selesai dikerjakan tahun 2019 tapi bangunannya sudah banyak yang retak dan sudah ada yang ambrol,”ujarnya saat dihubungi via telepon seluler pukul 19:43 WIB kamis(9/1/2020).

Dirinya berharab pemerintah daerah segera menegur pihak kontraktor agar segera memperbaiki pekerjaan tersebut,”kerjaan baru selesai beberapa bulan sudah hancur,pekerjaan asal asalan diduga asal jadi,saya berharap dinas pupr segera menegur pihak kontraktor pekerjaan itukan masih dalam tahap perawatan,”harapnya

Di sisi lain aswar salah seorang masyarakat yang sempat bekerja di proyek tersebut mengatakan proyek tersebut terkesan asal asalan bahkan tidak memperhatikan aspek lingkungan.

“Karena dalam penempatan lokasi saluran irigasi oleh dinas terkait terkesan asal asalan kurang memperhatikan aspek lingkungan di mana seharusnya mereka menempatkan sebuah bangunan sehingga bangunan yg menelan dana Milyaran tersebut tidak sia sia dan dapat ada manfaatnya bagi Masyarakat.

Sebagaimana yang menjadi tujuan sebuah bangunan tersebut dibuat bukan terkesan menghambur hamburkan uang Negara (Rakyat) begitu saja karena saya bisa ajak semua pihak untuk keliling TuBaBa untuk kroscek semua pekerjaan saluran irigasi yang dibuat secara permanen oleh dinas terkait bisa saya pastikan 99% tidak bermanfaat tak terkecuali yang berada di Tiyuh Kartasari (Way Pengacara).

Baru saja dibuat/bangun, lalu bagaimana TuBaBa ingin menjadi Kabupaten yang T O P kalo saja para pelaksananya terkesan kurang kompeten yang ada di pikiran mereka yang penting bangunannya sudah dibuat urusan manfaat dan kualitas itu bukan menjadi sebuah prioritas,”ujarnya saat dihubungi awak media.

Di tempat terpisah pihak kontraktor mengatakan proyek pembangunan saluran irigasi way pengacara yang terletak di tiyuh kartasari telah rampung dikerjakan namun masih dalam tahap perawatan.

“Pihak kami (kontraktor) sangat berterimakasih terhadap masyarakat khususnya yang sering melintas di lokasi pekerjaan tersebut yang sudah ikut mengawasi dan telah memberi kami saran kritik dan saran, proyek itu saat ini telah rampung dikerjakan namun apabila ada kerusakan pihak kami akan segera memperbaikinya karena pekerjaan itu masih dalam tahap perawatan,”ujar suandi pengawas pekerjaan tersebut mewakili pihak kontraktor.
Penulis: (adri)

5,861 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Bila Berkenan Tolong Bagikan

About lampung visual.com

Check Also

Gubernur Bangkitkan Spirit Hari Jadi Provinsi Lampung ke-56

Bandar Lampung: lampung visua.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membangkitkan spirit perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: HARGAI KARYA KAMI