Bantu Bayi Penderita Jantung Bocor Geisa Syakira, Alumni 2010 SMAN 4 Kotabumi: Lekas Sembuh, Geisa!

(Serah terima donasi Ikatan Alumni SMAN 4 Kotabumi, Lampung Utara 2010 kepada Geisa Syakira Ghaniya (10 bulan), penderita jantung bocor, warga RT 1 RW 1, Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara, Jum'at (2/10/2020). | IKA SMAN 4 Kotabumi Angkatan 2010)
PROFIL & SOSOK

KOTABUMI, LAMPUNG UTARA-
Ikatan Alumni (IKA) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kotabumi, Lampung Utara angkatan 2010, menyalurkan donasi kemanusiaan santunan uang tunai sebesar Rp5,5 juta kepada bayi Geisa Syakira Ghaniya, penderita penyakit jantung bocor, di kediaman orang tuanya, Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, Jum’at (2/10/2020).

Ketua IKA SMAN 4 Kotabumi angkatan 2010 Herkanto, memimpin sejumlah perwakilan rekan satu angkatan, saat menyerahkan donasi tersebut kepada
Geri Saputra dan Meta Else Arisandi, ayahanda-ibunda tercinta Geisa.

Di rumah sederhana Geisa, bayi mungil 10 bulan itu, Jl Pura Utama RT 01, RW 01, Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara. Keharuan melingkupi penyerahan donasi.

Baca Juga:  Indahnya Dekorasi Pelaminan Hardiansyah Mengukir Kasih Sayang Keluarga

“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul mencapai Rp.5.500.000 dan telah kami serahkan langsung kepada orang tua adik Geisa,” ujar Herkanto bersyukur dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan Sabtu (3/10/2020).

Herkanto menuturkan, penggalangan dana yang mereka lakukan, wujud bentuk kepedulian antar sesama.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu biaya pengobatan adik Geisa dan kami berdoa semoga adik Geisa lekas sembuh,” dia berharap.

Ibunda Geisa, mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan para rekan-rekan alumni SMAN 4 Kotabumi.

“Semoga Allah melancarkan rezeki teman-teman alumni semua,” tutur Meta, di tempat yang sama, tak dapat menutupi keharuannya. Mata ibu muda ini berkaca-kaca.

Baca Juga:  Nongki di Emerald Bistro and Cafe, Selfie Wefie di Emerald Hill Residence, #ingatpesanibu

Diketahui, keterangan tertulis itu menyebutkan, sampai saat warta ini naik siar, kondisi bayi Geisa ini luput dari perhatian pemerintah setempat.

Jantung bocor, kondisi dimana adanya lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Merupakan kelainan jantung bawaan, kinipun dominan diderita anak-anak. Menurut data, ada sembilan bayi penderita jantung bocor per seribu kelahiran.

Terima kasih Herkanto dan alumni angkatan 2010 SMAN 4 Kotabumi. Di tengah sulit kondisi perekonomian akibat efek ganas pandemi COVID-19, tak surutkan tekad semangat kalian untuk bergotong-royong, peduli dan berbagi walau penuh keterbatasan.

Tak berkeberatan dicantumkan, bagi yang ingin turut berdonasi membantu biaya perobatan Geisa, bisa disalurkan melalui Herkanto dan rekan-rekannya. “Di nomor 085268721927. Inshaallah 100 persen tersampaikan,” ujar Revi Firandama, salah satu rekan Herkanto, terpisah, Sabtu siang.

Baca Juga:  Hanura Bandarlampung Jumat Berkah, Berbagi Nasi Kotak di Tugu Adipura

Buat Ayah Geri Saputra dan Bunda Meta Else Arisandi, tetap semangat dan tawakal. Semoga lekas sembuh, Adik Geisa! [red/rls/Muzzamil]

 837 kali dilihat