Home / LIHAT VIDEO-LV / VIDEO Update: Pemancing Yang Tenggelam, Ditemukan

VIDEO Update: Pemancing Yang Tenggelam, Ditemukan

Tulang Bawang Barat, lampungvisual.com-

Korban tenggelam dengan dugaan sampan yang digunakan untuk memancing mengalami kebocoran, akhirnya ditemukan oleh Tim Rescue Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (4/5/2018).

Sebelumnya diketahui pada rabu (2/5/2018) malam sekitar pukul 21:00 WIB, Korban Farid Muhamad (36 thn)  bersama dua rekan lainnya, Solihin (38 thn) dan Nuri (37 thn) yang kesemuanya warga Kampung Gunung Katun Lama – Tulang Bawang Udik – Tubaba, mengalami musibah tenggelam di sungai Way Kiri – Tulang Bawang Udik.

Korban atas nama Solihin berhasil selamat sedangkan korban atas nama Nuri ditemukan mengambang  dalam keadaan meninggal dunia sekitar 50 Meter dari lokasi kejadian kamis (3/5/2018) pagi kemarin.

Operasi pencarian korban atas nama Farid Muhamad baru menemukan hasil pada Jumat (4/5/2018) pagi ini. Korban ditemukan mengambang dalam kondisi meninggal dunia sekitar 15 Kilometer dari lokasi kejadian.

Sulistyono Adi, Dantim Rescue Basarnas Lampung, mengatakan bahwa korban Farid Muhammad ditemukan pukul 07.30 oleh tim SAR gabungan dan saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Operasi pencarian korban tenggelam oleh Tim Rescue Gabungan,  dengan dugaan kebocoran sampan di sungai Way Kiri – Tuba Udik – Tubaba, dengan menggunakan sarana diantaranya Rescue D Cabb, peralatan selam, Rubber Boat dan Mopel TNI AU serta BPBD Tubaba ini resmi ditutup.

Atas kejadian musibah ini, pihak Basarnas Lampung kembali mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan budaya safety pelayaran, dengan menggunakan perlengkapan keselamatan diri seperti jaket pelampung, sehingga kejadian musibah tenggelam seperti ini dapat diminimalisir.(Tim/Endra Sputra)

4,312 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

About lampung visual.com

Check Also

Forum Pecinta Alam Lampung Peduli Gempa Pulau Sulawesi

Bandar Lampung, lampungvisual.com- Belum sembuh luka indonesia karena gempa lombok, terjadi bencana lagi yang menghantam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: HARGAI KARYA KAMI