example banner
indobokep borneowebhosting video bokep indonesia videongentot bokeper entotin videomesum bokepindonesia informasiku videopornoindonesia bigohot

Diduga Ribut mulut Matan Suami Menusuk Perut Erni

Diduga Ribut mulut Matan Suami Menusuk Perut Erni

Waykanan, (LV)-Diduga ribut mulut ditengah perjalanan, Her (23) tega menganiaya mantan istrinya dengan menusukan pisau dapur tepat dibagian perut. Akibat perbuatan pelaku, Erni dilarikan ke Puskesmas Banjit Kabupaten Way Kanan . Jum’at (14/07).

Menurut saksi mata yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa siang itu sekitar 10.15 WIB, Erni, korban penusukan berboncengan menggunakan sepeda motor bersama Her, mantan suaminya tersebut, Warga Dusun Talang Inpres Kampung Rebang Tinggi Kecamatan Banjit.

Awalnya sepeda motor yang dikendarai Her berjalan lambat, dan kemudian menghentikan laju sepeda motor itu dipinggir jalan tepat di Dusun VII Kampung Simpang Asam Kecamatan Banjit. “Kami ga tahu apa sebabnya, tadinya diatas motor itu berdua dan ngobrol, kami sedang berada disawah. Ya kami kira ngobrol biasa,” ujar saksi tersebut.

Namun, beberapa saat kemudian Erni, Warga Dusun Keredok Kampung Rebang Tinggi Kecamatan Banjit, berlari kearah persawahan sambil meminta tolong, Her yang terlihat mengejar Erni sesaat sampai tepat dihadapan korban langsung menusukan pisau tersebut sebanyak dua kali kearah perut Mantan istrinya tersebut.

Mendapatkan tusukan diperutnya, Erni roboh di persawahan bersimbah darah dan berkubang lumpur. Para saksi mata yang melihat kejadian itu segera berlari menhampiri mereka, melihat warga mendekat, Her melarikan diri. “Waktu kami tanya siapa yang bersama dia (Eni, RED) tadi katanya mantan suaminya. Kami langsung bawa korban ke Puskesmas,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisan sektor Banjit masih mencari keberadaan pelaku, dan korban dirawat di Puskesmas setempat.

Laporan : Fikri
Editor : Basri subur

86 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Print Friendly, PDF & Email
Bantu Sher dong

No Responses

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!